Unit 11 — Seni Rupa Kelas XI · Semester 2
Dari Rencana Menjadi Nyata · SMA N 1 Abiansemal · 2026/2027
Unit 11 · TP-11 · Semester 2 · Pertemuan 7–9

🗿 Dari Rencana Menjadi Nyata

Penciptaan Karya Seni Rupa Tiga Dimensi
⏱ 6 JP (3 Pertemuan) 🎋 Bahan Lokal Bali 📷 Jurnal Proses Visual 📋 Kontrak Produksi → Karya Nyata
Fase / Kelas
Fase F / Kelas XI
Alokasi Waktu
6 JP (3 × 2 JP)
Pertemuan ke-
7 – 9 Semester 2
Model Pembelajaran
Project-Based Learning

🎯 Tujuan Pembelajaran

Murid mampu membuat karya seni rupa tiga dimensi berdasarkan Kontrak Produksi yang telah disusun — dengan mempertimbangkan struktur, fungsi, dan estetika — menggunakan bahan lokal Bali dan/atau bahan daur ulang.
"Proses produksi mengajarkan bahwa rencana adalah arah, bukan penjara. Karya terbaik lahir dari ketekunan mengerjakan tahap demi tahap."
Pemahaman Bermakna Unit 11

💬 Pertanyaan Pemantik

Apa perbedaan terbesar antara "membayangkan" sebuah karya 3D dan benar-benar "membuatnya"?
Bagaimana cara memastikan struktur dasar karya cukup kuat untuk menopang bagian-bagian yang akan ditambahkan?
Ketika produksi tidak berjalan sesuai rencana — merevisi rencana atau mempertahankan arah awal?
Apa yang berhasil dari karyamu — dan apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengulang prosesnya?

📊 Progres Produksi — 3 Sesi

🏗
Sesi 1
Pertemuan 7
Fondasi / Rangka
Sesi 2
Pertemuan 8
Bentuk & Detail
🎨
Sesi 3
Pertemuan 9
Finishing & Evaluasi

Klik sesi untuk membuka Jurnal Proses Visual

📅 Pertemuan 1 (ke-7) — "Membangun Fondasi: Persiapan & Rangka Dasar"

Persiapan bahan + pembangunan rangka/struktur dasar · 2 JP × 45 menit

PENDAHULUAN
± 10 menit
  • Salam, doa, presensi.
  • "Check-In Proposal" (5 menit) — murid mencocokkan bahan yang dibawa dengan Kontrak Produksi Unit 10. Jika ada yang berbeda, catat alasan di Jurnal Proses sebelum mulai.
  • Fokus sesi: membangun rangka/struktur dasar yang kokoh.
  • Pemantik: "Apa perbedaan terbesar antara membayangkan dan benar-benar membuat karya 3D?"
MEMAHAMI
± 15 menit
  • Guru demonstrasi teknik sambungan per bahan: ikat bambu, tekuk kawat, laminasi kardus, gulung tanah liat.
  • Penekanan: rangka harus mampu menopang beban elemen yang akan ditambahkan.
MENGAPLIKASI
± 45 menit
  • Murid menyiapkan bahan dan alat → membangun rangka/struktur dasar karya.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual.
  • Isi Jurnal Proses Visual Sesi 1: kegiatan, kendala, solusi.
MEREFLEKSI + PENUTUP
± 20 menit
  • Foto karya dari 3 sudut (depan, samping, atas) → "Foto Awal" di Jurnal Proses.
  • Satu kalimat refleksi: "Hal yang paling menantang hari ini adalah... dan saya mengatasinya dengan..."
  • Simpan karya dengan aman untuk pertemuan berikutnya.
📅 Pertemuan 2 (ke-8) — "Memberi Jiwa: Pengembangan Bentuk & Detail Budaya Bali"

Pengembangan bentuk utama + detail + elemen budaya Bali · 2 JP × 45 menit

PENDAHULUAN
± 10 menit
  • Salam, doa, presensi.
  • "Mid-Point Check" (10 menit) — murid memajang karya setengah jadi. Setiap murid memberi satu komentar pada karya teman terdekat: "Bagian yang paling kuat dari karya ini adalah..."
  • Fokus sesi: mengembangkan bentuk dan menambahkan detail bermakna.
MEMAHAMI
± 10 menit
  • Scaffolding teknis per kebutuhan murid: pengembangan volume, penambahan motif/tekstur Bali, keseimbangan komposisi.
MENGAPLIKASI
± 50 menit
  • Murid mengembangkan bentuk utama + menambahkan detail ekspresif.
  • Integrasi elemen visual Bali jika relevan: motif patra, tekstur ukiran, warna tradisional.
  • Guru memberikan umpan balik formatif individual mengacu pada Kontrak Produksi.
  • Isi Jurnal Proses Visual Sesi 2: perkembangan, teknik, perubahan dari rencana.
MEREFLEKSI + PENUTUP
± 20 menit
  • Foto "Foto Tengah" — bandingkan dengan Foto Awal.
  • Satu kalimat: "Perubahan terbesar dari Sesi 1 ke Sesi 2 adalah..."
  • Pengingat: Sesi 3 adalah finishing — harus tuntas dalam satu sesi.
📅 Pertemuan 3 (ke-9) — "Menyempurnakan & Mendokumentasikan: Finishing & Evaluasi Diri"

Finishing + Kartu Identitas Karya + Evaluasi Diri Visual · 2 JP × 45 menit

PENDAHULUAN
± 10 menit
  • Salam, doa, presensi.
  • Guru membagikan Panduan Finishing per Jenis Bahan.
  • Target sesi: karya selesai dan terdokumentasi lengkap.
  • Pemantik: "Apa yang berhasil dari karyamu — dan apa yang akan kamu lakukan berbeda?"
MEMAHAMI
± 10 menit
  • Guru menjelaskan teknik finishing per jenis bahan (lihat tab Panduan Finishing).
MENGAPLIKASI
± 50 menit
  • Murid menyelesaikan finishing karya: detail akhir, kebersihan permukaan, kerapian.
  • Isi Kartu Identitas Karya: judul, nama/kelas, bahan, inspirasi Bali, satu kalimat "Karya ini berhasil karena..."
  • Foto "Foto Akhir" dari 3 sudut → portofolio proses lengkap.
MEREFLEKSI + PENUTUP
± 20 menit
  • Isi Evaluasi Diri Visual: bandingkan karya selesai dengan sketsa Unit 10 → 3 pertanyaan refleksi.
  • Guru memberikan apresiasi personal kepada setiap murid.
  • Simpulan perjalanan: dari Kontrak Produksi Unit 10 hingga karya yang kini ada di tangan.

📷 LKPD 11 — Jurnal Proses Visual




🏗 SESI 1 — Pertemuan ke-7
Membangun Fondasi: Persiapan & Rangka Dasar

Unggah atau ambil foto karya dari 3 sudut pandang:

📷
Tampak Depan
📷
Tampak Samping
📷
Tampak Atas
✨ SESI 2 — Pertemuan ke-8
Memberi Jiwa: Pengembangan Bentuk & Detail Budaya Bali

Foto "Tengah" — bandingkan perkembangan dengan Sesi 1:

📷
Tampak Depan
📷
Tampak Samping
📷
Tampak Atas
🎨 SESI 3 — Pertemuan ke-9
Finishing & Evaluasi Diri — Karya Selesai!

Foto "Akhir" — dokumentasi karya yang sudah selesai:

📷
Tampak Depan
📷
Tampak Samping
📷
Tampak Atas

🎨 Panduan Finishing per Jenis Bahan

Klik jenis bahan untuk melihat panduan teknis finishing.

🎋 Bambu / Kayu Bahan Lokal Bali
  • Langkah 1: Amplas permukaan dengan amplas #180 searah serat → bersihkan serbuk dengan kain lembap.
  • Langkah 2: Cat dasar (gesso atau cat putih encer) — 1 lapisan tipis, keringkan 30 menit.
  • Langkah 3: Cat warna akrilik — 2 lapisan tipis lebih baik dari 1 lapisan tebal.
  • Langkah 4 (opsional): Vernis atau cat bening untuk proteksi jika karya akan dipamerkan.
Hindari: Cat langsung tanpa primer pada bambu mentah — cat tidak akan melekat merata.
📦 Kardus Daur Ulang
  • Langkah 1: Oleskan gesso 1–2 lapisan (keringkan tiap lapisan 20 menit). Ini mengunci serat kardus.
  • Langkah 2: Cat akrilik — aplikasikan dengan kuas besar untuk area luas, kuas kecil untuk detail.
  • Langkah 3: Finishing matte (cat bening doff) atau glossy sesuai konsep karya.
Hindari: Terlalu banyak air pada cat — kardus bisa melentur dan bergelombang.
🪝 Kawat Daur Ulang
  • Langkah 1: Bersihkan permukaan dari minyak atau kotoran dengan kain kering.
  • Langkah 2: Cat semprot tipis dari jarak ± 30 cm — gerakan menyapu horizontal.
  • Langkah 3: Keringkan 30 menit → lapisan kedua jika perlu.
Hindari: Semprot terlalu dekat atau terlalu banyak sekaligus → cat akan menetes.
🏺 Tanah Liat Kering Bahan Lokal
  • Langkah 1: Pastikan tanah liat benar-benar kering sebelum diamplas — jika masih lembap, permukaan akan retak.
  • Langkah 2: Amplas halus dengan amplas #180 → bersihkan debu.
  • Langkah 3: Cat akrilik tipis-tipis — tanah liat sangat menyerap cat.
  • Langkah 4 (opsional): Glasir sederhana (cat bening glossy) untuk efek keramik.
Hindari: Menjemur di bawah sinar matahari langsung saat masih basah — retak tidak merata.
🧵 Kain Perca / Tekstil Daur Ulang
  • Langkah 1: Pastikan semua sambungan rapi — jahit atau lem tembak untuk sambungan yang kuat.
  • Langkah 2: Setrika dengan kain pelindung di atas (hindari setrika langsung pada kain halus).
  • Langkah 3: Tambahkan elemen dekoratif penutup: pita, kancing, sulaman, atau renda jika sesuai konsep.
Hindari: Lem tembak langsung pada kain tipis — panas merusak serat kain.

🌿 Tips Finishing Terinspirasi Tradisi Bali

  • Pewarnaan alami: kunyit (kuning), daun suji (hijau), biji buah (coklat tua) — untuk finishing yang ramah lingkungan dan khas lokal.
  • Motif ukiran sederhana dapat dibuat dengan alat tusuk atau pahat kecil sebelum dicat.
  • Pola anyaman sebagai tekstur permukaan — tempelkan janur atau bilah bambu tipis sebagai elemen dekorasi finishing.

🏷 Kartu Identitas Karya

Diisi setelah karya selesai. Ditempelkan pada bagian bawah/belakang karya atau pada label yang disertakan.

🔍 Evaluasi Diri Visual

Bandingkan karya yang sudah selesai dengan Sketsa 3 Sudut Pandang dari Unit 10, lalu jawab ketiga pertanyaan di bawah.

📐 Sketsa Rencana (Unit 10)
📐
Upload foto sketsa Unit 10
📷 Foto Karya Selesai
📷
Upload foto karya selesai

📊 Asesmen Formatif

Check-In Proposal (Pertemuan 1)
Kesesuaian bahan yang dibawa dengan Kontrak Produksi Unit 10.
📷
Jurnal Proses Visual (LKPD 11)
Dokumentasi fotografi 3 sudut per sesi + catatan refleksi — proses sama pentingnya dengan produk.
💬
Mid-Point Check (Pertemuan 2)
Kemampuan memberikan dan menerima umpan balik konstruktif selama proses produksi.
👁
Observasi Proses Produksi
Ketekunan, kemandirian teknis, dan kualitas pengambilan keputusan selama produksi.

🏆 Rubrik KKTP TP-11 — Asesmen Sumatif

Indikator Perlu Bimbingan Cukup Baik Sangat Baik
Penerapan Teknik Pembentukan & Perakitan Karya 3D Belum mampu menerapkan teknik meski dengan bimbingan guru. Mampu menerapkan teknik secara sederhana dengan bimbingan guru. Mampu menerapkan teknik secara mandiri sesuai rencana. Mampu menerapkan teknik secara mandiri, konsisten, dan menunjukkan penguasaan yang baik.
Pertimbangan Fungsi & Estetika pada Karya Selesai Belum mampu menyelesaikan karya meski dengan bimbingan. Mampu menyelesaikan karya namun belum mempertimbangkan fungsi dan estetika secara optimal. Mampu menyelesaikan karya dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika secara mandiri. Mampu menyelesaikan karya dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika serta menunjukkan orisinalitas.
Refleksi Proses Produksi & Evaluasi Diri Belum mampu merefleksikan proses produksi meski dengan panduan. Mampu merefleksikan secara sederhana dengan panduan. Mampu merefleksikan proses secara mandiri dan kritis. Mampu merefleksikan secara mendalam, mengidentifikasi pembelajaran dan rencana perbaikan.

⭐ Pengayaan & Remedial

⭐ Pengayaan

  • Tambahkan alas/dudukan (pedestal) yang terintegrasi secara konsep.
  • Susun portofolio "Before-After" visual: Foto Awal + Foto Tengah + Foto Akhir berdampingan.
  • Peer tutoring — bantu teman yang membutuhkan bantuan teknis.

🔄 Remedial

  • Bimbingan individual — sederhanakan skala/detail tanpa mengubah konsep dasar.
  • "Re-Planning Singkat" bersama guru — arah baru yang realistis untuk sisa waktu.